Nandang Burhanudin Pakar Peradaban Islam

Kader Dakwah Sebenarnya!

Kader Dakwah Sebenarnya!
By: Nandang Burhanudin
*****

(1)
Di beberapa tempat, ada saja kader dengan grup binaan berlimpah. Suami istri seakan berlomba menorehkan prestasi terbaik untuk dakwah dan jama’ah.

(2)
Tipe-tipe kader dakwah yang terus menebar rekah-rekah bunga harapan. Tak terseret pusaran konflik elit yang kekanak-kanakan.

(3)
Ia tahu, di sebuah provinsi Timur Indonesia, ada persaingan hebat dua bersaudara biologis dan ideologis; berebut kursi gubernur.

(4)
Ia tahu, sindir menyindir di medsos kalangan elit, membuka rahasia menebar aib. Konon dulu adalah amniyyah!

(5)
Ia tahu, amal jama’i tidak terealiasi dalam bentuk sharing (berbagi lebih), apalagi itsar (berbagi serpih) pada saudaranya.

(6)
Ia tahu, bukan dari kabar burung. Sebab Hud Hud kini telah terkurung dalam sangkar persepsi dan penjara paradigma.

(7)
Tapi ia tak berhenti! Ia tak memilih keluar! Ia tak memilih oposisi! Sebab ia lelah karena Lillah, bukan cari ghanimah!

(8)
Kalangan alitis (akar rumput) di jamaah dakwah merupakan elemen terbesar! Mereka tak terjamah berkah ukhuwah apalagi jabatan berlimpah!

(9)
Ia bukan sosok yang di satu waktu memegang 7-9 jabatan strategis sekaligus, lalu tak malu berteriak amal jama’i!

(10)
Ia sadar, dirinya hanya anak bawang dalam dakwah. Hadirnya tak mengganjilkan atau menggenapkan! Tapi ia tetap spartan!

(11)
Ia enggan berebut kue, sebab baginya rezeki telah Allah atur. Syukuri apa yang ada. Di saat yang lain berbagi Alphard.

(12)
Ia sabar dalam shalat, walau hidupnya pucat. Di saat yang lain melesat, hingga abai untuk menengok walau sesaat.

(13)
Kala ada, ia tak kuat hati untuk mengajak makan bersama. Hidangan terbaik menjadi cita rasa. Kita bersaudara!

(14)
Saat mendengar prahara dan tragedi menimpa, ia tak kuasa menahan linangan air mata. Sedih berbalut duka! Kok bisa?

(15)
Ia kini tetap berharap, sesama saudara janganlah memelihara luka. Ia berharap, damai itu kembali menjadi aura agar jaya.

(16)
Siapa dia? Dia adalah anda yang tetap setia demi mengatakan pada dunia, harapan itu masih ada!

© 2017 Nandang Burhanudin All Rights Reserved   

Theme Smartpress by Level9themes.