Nandang Burhanudin Pakar Peradaban Islam

Menyelami Berkah Ormas Islam di Pilgub Jabar

Menyelami Berkah Ormas Islam di Pilgub Jabar

By: Nandang Burhanudin

******

 

(1)

“Para pemimpin terbaik paling mungkin ditemukan pada para pimpinan jemaat-jemaat agama besar, karena ia memiliki kemampuan yang mengejutkan dalam merekrut, mempertahankan, memberi inspirasi, menyatukan, membangun jaringan dan menggalang dana, termasuk menanamkan dan membangun kepercayaan”. (Peter F. Drucker)

 

(2)

“Jika suatu umat melalaikan agamanya, maka umat tersebut akan dikuasai bangsa-bangsa lain. Jika satu umat abai dengan  hal yang bisa mengangkatnya meraih puncak peradaban, maka umat tersebut akan jadi tawanan keburukan bangsa lain.” (Sultan Erdogan)

 

(3)

Pandangan 2 tokoh dari dua kutub berbeda semakin meneguhkan, bahwa komunitas Ormas tidak bisa diabaikan atau dipandang sebelah mata. NU KH. Agiel Siradj sudah bisa dibaca arahnya.  Persis, Muhammadiyah, PUI, AlIrsyad, akan berada di pilihan berbeda.

 

(4)

Berkaca di Pilgub Jabar 2008 dan 2013,  peran Ormas menggerakkan jamaahnya melalui media pengajian dan khutbah Jumat sangat signifikan. Sinergitas yang dibangun dengan Parpol (PKS, PAN, PBB) berbuah manis: Aher double winner.

 

(6)

Di 2008, Aher-Dede yang dianggap anak bawang, alhamdulillah dengan izin Allah, Hade menang sangat signifikan di 18 kota/kabupaten di Jawa Barat, yang rata-rata kemenangannya antara 36-58 % suara. Sedangkan  Aman hanya menang di 5 daerah yaitu Ciamis, Kuningan, Kab.Tasik, Sumedang, Subang. Dan Dai hanya menang di 3 Kabupaten yaitu Purwakarta, Indramayu dan Banjar.

 

(7)

Ternyata di Kokab yang menang itulah, pengaruh Ormas semisal PUI dan Muhammadiyah sangat mengakar dan menyebar. Plus kalangan NU non Gusdurian (biasanya pemilih PPP bukan PKB) menjadi penyumbang suara yang juga lumayan signifikan.

 

(8)

Model Pilgub Jabar ini diduplikasi Pilgub DKI Jakarta kemarin. Koalisi gemuk parpol pendukung Ahox, rontok di hadapan koalisi tulus ikhlas ormas Islam. Islam liljami’ wa Jakarta lil muslim menjadi tren. Ahox KO dengan selisih 20 %. Kemenangan yang menyakitkan 9 siluman dan genderewo berpangkat.

 

(9)

Aher pun pandai membalas jasa Ormas. Kendati kader PUI, Aher justru menjadi Bapak semua ormas Islam, tak terkecuali NU Gusdurian. Silaturahmi yang dijalin Aher pun sangat intens. Maka posisi Aher menjadi Ketua Pemenangan Pilgub Jabar, sejatinya membuka lebar bagi Ormas di Jabar.

 

(10)

Dedy Mizwar, Cagub seksi telah menunjukkan kelas narasinya. Berotak besar dan memiliki visi keumatan yang jelas, lugas, bernas. DPP PUI ada baiknya menjalin komunikasi dengan Demiz. Rekrut menjadi anggota kehormatan. Bukan demi uang, tapi demi memberi jalan terang agar Demiz tak dihantui dedemit yang menyesatkan.

© 2017 Nandang Burhanudin All Rights Reserved   

Theme Smartpress by Level9themes.