Nandang Burhanudin Pakar Peradaban Islam

Tn. Erdogan, Walikota yang Melegenda

Tn. Erdogan, Walikota yang Melegenda

By: Nandang Burhanudin

*****

 

(1)

Tahun 1993, puncak gunung sampah itu meledak. Istambul menjadi kota bau. Area kota Umrania benar-benar tak layak disebut kota. Bau sampah tercium sampai jauh.

 

(2)

Setahun kemudian, Tn. Erdogan terpilih menjadi walikota Istanbul. Tanpa orasi klemar-klemer, Tn. Erdogan sukses menata Istanbul menjadi wahana surga.

 

(3)

5 tahun kemudian, area Umrania menjadi pusat perbankan nasional. Gedung-gedung tersusun rapih. Saat ini Umrania menjadi pusat bisnis mahal di Istanbul.

 

(4)

Prestasi Tn. Erdogan berbuah manis. Rakyat Turki mengganjarnya dengan kemenangan partai berhaluan Islam AKP dan didapuk memimpin Turki tahun 2002.

 

(5)

Kini elektabilitas Tn. Erdogan mencapai 67.6 % dan AKP nya meraih 46.7 %. Capaian suara yang tak bisa disamai partai liberalis sekularis. AKP di 16 tahun 16 Agustus kemarin banjir pujian.

 

(6)

Sukses Tn. Erdogan menjadi platform bagi seluruh walikota, gubernur, menteri AKP di seluruh Turki: menang untuk menjadi pelayan, bukan cenayang yang hobi pencitraan.

 

(7)

Mobil pejabat setingkat walikota, gubernur, menteri acap dipakai rakyat biasa. Tentu saat mereka mengadukan keluhan di hotline yang salah satunya terhubung langsung dengan Tn. Erdogan.

 

(8)

Tak perlu moneypolitic saat kampanye atau pencoblosan. Sebab semua pejabat sudah menggelontorkan APBN untuk melindungi dan melayani rakyat. Gratisss! Listrik, gas, RS, pendidikan, yansos.

 

(9)

AKP adalah partai Islam yang tidak sekedar jjalan taat dan tsiqoh, atau kebingungan menentukan arah partai. Step by step raihan perjuangan dicapai, nyaris tanpa sikut-sikat-sakit-sekat.

 

(10)

Balas budi rakyat Turki untuk Tn. Erdogan dan AKP adalah pengorbanan jiwa raga menentang aksi kudeta militer Juli 2016. Loyalitas rakyat buah dari integritas dan jejaring kesuksesan yang nyata dan terasa.

 

(11)

Kesuksesan AKP kini sering jadi cerita dunia Arab dan dunia Islam. Tapi ruang keterbacaan sebatas pada retorika untuk melahirkan diktator gaya baru yang minus prestasi.

 

(12)

Bravo Tn. Erdogan! Maafkan kami di Indonesia baru jualan slogan! Anda jadi legenda!

© 2017 Nandang Burhanudin All Rights Reserved   

Theme Smartpress by Level9themes.