Nandang Burhanudin Pakar Peradaban Islam

Ruh Perlawanan

Ruh Perlawanan
By: Nandang Burhanudin
****

(1)
Ketika Mu’awiyah bin Abi Sufyan tersinggung oleh bujukan Romawi, ia mengirimkan armada laut pertama kali dalam sejarah umat Islam. Kemarahan yang sama dilakukan Al-Mu’tashim Billah, Panglima Shalahuddin Al-Ayyubi, Panglima Abdurrahman Al-Ghafiqi, Sultan Muhammad Al-Fatih. Marah tak mau dihinakan kaum kafir.

(2)
Faktanya, kekuatan kafir sudah ditegaskan Al-Qur’an. Tak jauh beda dengan kekuatan sarang laba-laba. Mereka terkesan hebat dengan main keroyokan. Padahal pada hakikatnya, hati mereka tak pernah bisa bersatu. Justru kaum kafir bersatu padu, ketika menjadikan Islam sebagai common enemy.

(3)
Kesan hebat itulah yang selalu digembar-gemborkan AS, Israel dan sekutunya. Terutama di awal hegemoni imperium, AS rajin memproduksi film-film hollywood. Ada Superman, Batman, The Funtastic Four, Capten America, Rambo,dlsb. Filem-filem yang dikemudian hari membentuk persepsi dan opini di kalangan umat Islam. Continue reading Ruh Perlawanan

Syamil; Jundi Sang Pengigau Al-Qur’an itu Telah Tiada

Syamil; Jundi Sang Pengigau Al-Qur’an itu Telah Tiada

Oleh: Nandang Burhanudin

Sekitar pukul 14 Ahad (30/11/13), saya dan beberapa sahabat mengunjungi RS Al-Islam. Rencananya membesuk salah seorang siswa SDIT Insan Teladan yang dirawat di HCU. Karena bukan waktu besuk, security RS hanya memperbolehkan tamu 1 orang saja. Itupun atas izin Allah, tanpa sengaja saya dipertemukan dengan ayah dari murid SDIT Insan Teladan juga, yang adiknya dirawat di RS yang sama. Continue reading Syamil; Jundi Sang Pengigau Al-Qur’an itu Telah Tiada

Menanti Generasi AlMaidah 54

Menanti Generasi AlMaidah 54

By: Nandang Burhanudin
*****
(1)
AlMaidah 51 fenomenal. Berteman setia dengan Yahudi dan Nasrani, apalagi menjadikan mereka pemimpin. Muslim yang bersama kafir, bagian utuh dari kekufuran. Muslim tanpa iman.

(2)
Muslim yang hatinya berpenyakit, bergegas memberikan dukungan pada kaum kafir. Mulutnya selalu berkata bijak. Berlindung di balik dalil dan dalih. Hatinya busuk mengkhawatirkan, kekalahan menimpa kaum kafir.

(3)
Satu sama lain saling menutupi. Saling melindungi. Tak boleh ada yang terbongkar. Satu saja terbongkar. Kejahatan lebih besar lagi bisa terang benderang. Prinsip mereka: tidak boleh kalah, walau langit runtuh sekalipun. Continue reading Menanti Generasi AlMaidah 54

Pemenang VS Pecundang

Di dunia tidak semua orang bisa menjadi Pahlawan. Hanya orang-orang yang kualitas dirinya sudah pantas menjadi pahlawan lah yang menjadi Pahlawan. Begitu pun dengan seorang Pemenang. Pemenang tidak sama dengan Pecundang. Yuk, ikuti perbedaan dari sikap mental keduanya……

Pemenang VS Pecundang

Pecundang selalu memikirkan masalah,
Pemenang memikirkan solusi. Continue reading Pemenang VS Pecundang

Betapa Peliknya Perjuangan Dakwah itu!

Betapa Peliknya Perjuangan Dakwah itu!

By: Nandang Burhanudin

Runtutan kata terpatri dalam jiwa, bahwa imperium kebenaran tidak boleh terkalahkan anasir jahat kebatilan. Setiap kita harus siap mengisi ruang-ruang. Karena pada prinsipnya tak ada ruang hampa, sebab jika tak diisi kebenaran maka kebatilan akan siap menggantikan.

Kader-kader dakwah sudah saatnya memiliki pemahaman utuh soal tabiat as-shiraa’ antar al-haq vs al-bathil. Pemahaman utuh tidak bisa lahir kecuali kita memiliki 3 kualitas pemahaman: Jaudatul Fiqhi. Continue reading Betapa Peliknya Perjuangan Dakwah itu!

Remaja Ciamis, Bikin Hati Meringis

Remaja Ciamis, Bikin Hati Meringis

By: Nandang Burhanudin
*****

(1)
“Kalau kami pulang dan memilih naik bus. Kami tunduk pada kemunafikan.” Lantang seorang santri Ciamis. Saat ditawari naik bus oleh Koramil.

(2)
Narasi “Tunduk pada kemunafikan” adalah narasi kepahlawanan. Tapi yang melontarkan santri Tsanawiyah (SMP) yang masih berusia 15 tahun.

(3)
Narasi yang sepatutnya keluar dari bibir para pemimpin parpol Islam atau mereka yang “gagah” dengan simbol-simbol keduniaan. Di sini poinnya. Continue reading Remaja Ciamis, Bikin Hati Meringis

“RIJAL RAHILAH”

“RIJAL RAHILAH”

By: Nandang Burhanudin

*****
(1) “Ketika pahlawan bangkit dari pusaran reruntuhan. Maka, segala hal akan berubah. Kami, kini telah bangkit dari pusaran reruntuhan itu.”

(2) Kalam qiyadi sosok Sultan Erdogan menggelegar. Disampaikan tanggal 6 Januari 2016, di depan jutaan pendukungnya sembari meresmikan proyek besar Turki.

(3) Narasi kepahlawanan selalu dilontarkan manusia-manusia brilian, walaupun belum mencapai level kepangkatan tertentu dalam kehidupan.

(4) Rasul mengibaratkannya dengan untarahilah. Tampilan kokoh. Dipandang indah. Ditunggangi gagah. Diposisikan asset berharga nan mewah. Continue reading “RIJAL RAHILAH”

Peristiwa Sejarah di Bulan Sya’ban

Peristiwa Sejarah di Bulan Sya’ban
By: Nandang Burhanudin
****

1. Perpindahan Kiblat dari Masjid Al-Aqsha ke Masjid Al-Haram Mekkah (Ka’bah), terjadi pada tanggal 15 Sya’ban 18 bulan setelah hijrah atau November 623 M.

2. Rasulullah saw. menikahi Sayyidah Hafshah binti Umar bin Khatthab r.a., pada bulan Sya’ban tahun 3 H.

3. Pertempuran Badar terakhir terjadi pada bulan Sya’ban 4 H.

4. Bulan lahirnya Sayyidah Zainab 5 H/626 M. Continue reading Peristiwa Sejarah di Bulan Sya’ban

© 2017 Nandang Burhanudin All Rights Reserved   

Theme Smartpress by Level9themes.